Kebersihan diri ialah keadaan atau perihal bersih.
Menurut Hadits Nabi Muhammad SAW, menyatakan bahwa Kebersihan adalah bagian
dari iman (HR. Abu Malik Al-Harits bin Ashim Al-Asy’ari r.a). Kalimat tersebut
seakan membenarkan pentingnya kebiasaan hidup bersih. Tidak hanya orang dewasa
yang wajib menjaga kebersihan, anak-anak pun demikian. Namun, mengajarkan
kebiasaan itu kepada anak-anak tidak semudah membalikkan telapak tangan.
Terutama, jika anak tersebut masih sering melihat banyak orang dewasa yang
dengan mudahnya membuang sampah di jalan. Padahal ada berbagai manfaat dari
mengajarkan anak untuk membiasakan hidup bersih.
Untuk efek jangka pendek, anak akan mengerti apa yang
harus dilakukan untuk menjaga kebersihan diri. Anak pun bisa merasakan secara
langsung, dengan selalu menjaga kebersihan diri dia akan lebih segar.
Sementara itu, dari sisi psikologis, akan membantu menumbuhkan rasa percaya
diri anak, mengasah keterampilan motorik, dan memperbanyak pengetahuan soal
kesehatan.
Manfaat anak menjaga kebersihan ialah badannya yang selalu bersih dan tak mudah
diserang penyakit. Anak yang sudah biasa membersihkan diri, umumnya juga akan
bersih terhadap lingkungan. Dia tidak mau buang sampah sembarangan dan rajin
bersih-bersih, minimal kamarnya. Namun, tetap harus diingat bahwa orang tua
harus bisa memberikan teladan yang baik mengenai kebersihan anak.
Orang tua juga harus disiplin dalam menerapkan
aturan-aturan, seperti ketika masuk rumah harus cuci kaki dan tangan. Kemudian,
menggosok gigi sebelum tidur, Mandi harus membersihkan seluruh tubuh, mengganti
baju yang sudah dipakai di luar rumah dan lain-lain. Jangan jemu-jemu
mengingatkan anak untuk menaati itu semua agar terbiasa menerapkan hidup sehat.
Untuk menanamkan kebersihan diri kepada anak didik, guru dalam pembelajaran
harus melakukan hal-hal sebagai berikut:
- Memberikan penjelasan tentang
pentingnya menjaga kebersihan diri (kebersihan gigi, kuku, rambut dan
pakaian);
- Memberikan contoh dan melatih
anak bagaimana cara membersihkan diri yang baik dan benar;
- Guru merupakan teladan dan
panutan bagi anak didik harus memberikan contoh yang baik bagi anak didik
khususnya dalam membiasakan diri menjaga kebersihan anggota badan maupun
pakaian;
- Memberikan penghargaan atau
hadiah pada anak didik yang sudah mampu melatih menjaga kebersihan diri
agar dapat membangkitkan minat anak didik untuk lebih aktif dan kreatif
dalam belajar.
Dalam penjelasan kebersihan dimaksud, haruslah
diberikan penjelasan dan contoh yang konkrit agar anak mudah memahami dan
melakukan dalam melatih dan menjaga kebersihan diri atau anak ditugaskan satu
per satu agar mereka mudah melakukan cara-cara yang berhubungan dengan
kebersihan agar mudah dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pembentukan perilaku hidup bersih melalui melatih
membersihkan diri dapat diterapkan dalam proses belajar mengajar di TK atau
dirumah maupun dalam kehidupan sehari-hari anak didik. Sekaligus untuk
menanamkan nilai-nilai moral dan estetika yang berhubungan dengan pembiasaan
hidup bersih agar pelaksanaan pembentukan pribadi melalui melatih membersihkan
diri berjalan efektif dan efisien, maka harus dilakukan secara berkesinambungan
dan terencana untuk mendapatkan hasil yang optimal, sehingga perilaku anak TK
terutama melatih membersihkan diri di taman kanak-kanak akan terbawa sampai
anak memasuki jenjang sekolah dasar.
Oleh karena itu, dalam melatih anak membersihkan diri,
guru menggunakan metode demonstrasi, karena dengan menggunakan metode
demonstrasi guru langsung memperagakan atau memperlihatkan secara langsung
kepada anak didik agar anak didik memiliki pemahaman/pengertian dari sesuatu
yang diperagakan dan di demonstrasikan.
Dengan demikian, tujuan utama dari melatih
membersihkan diri adalah untuk mengubah dan mengembangkan tingkah laku,
perasaan maupun pengetahuan anak dari yang kurang baik ke arah yang lebih baik
dengan cara praktek atau latihan yaitu melalui metode demonstrasi. Hal ini,
disebabkan karena metode demonstrasi sangat efektif dapat memberikan pengamatan
dan pengalaman langsung kepada anak didik. Sehingga anak didik dapat
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Mengajarkan Kebiasaan Bersih
pada Anak
Seiring
dengan bertambahnya usia anak, ia tentu harus belajar mandiri dan melakukan
segalanya sendiri, termasuk menjaga kebersihan diri. Menjaga kebersihan tubuh
merupakan bagian penting dari kesehatan. Bakteri dan virus yang terdapat di
mana-mana merupakan ancaman bagi kesehatan anak yang lebih rentan dibandingkan
dengan orang dewasa. Seiring dengan perkembangannya, tubuh anak akan mengalami
perubahan yang membuatnya lebih cepat kotor, seperti kelenjar minyak yang lebih
aktif dan bau badan. Tidak hanya bisa mencegah berbagai macam penyakit, dengan
menjaga kebersihan tubuh, anak Anda akan memiliki penampilan yang lebih rapi.
Hal tersebut tentunya akan menambah rasa percaya diri mereka.
Sebagai
orang tua, sudah selayaknya Anda mengajarkan kebiasaan bersih untuk anak Anda.
Berikut beberapa tips kebersihan yang dapat Anda berikan kepada anak.
Jaga
kebersihan tangan
Tangan adalah bagian tubuh yang paling cepat melakukan kontak dengan kuman.
Oleh karena itu, tanamkan pentingnya cuci tangan pakai sabun kepada anak Anda.
Pastikan Anda menggunakan sa bun cuci tangan yang memberikan perlindungan
menyeluruh Pastikan mereka mencuci tangan sebelum makan, saat mandi, setelah
bermain di luar rumah, setelah menggunakan kamar mandi, setelah bermain dengan
hewan, setelah bersin, dan setelah membuang sampah.
Mandi secara
teratur
Mandi terkadang merupakan musuh utama anak yang sudah beranjak besar. Namun,
pastikan ia tahu betapa pentingnya menjaga tubuh agar bersih dan terbebas dari
kuman. Ajarkan mereka untuk mandi dengan menggunakan sabun ke seluruh bagian
tubuh termasuk wajah, rambut, ketiak, kaki, sela-sela kuku, telinga, dan area
vital. Gunakan sabun yang dapat memberantas kuman agar tubuh bersih menyeluruh.
Sikat gigi
secara teratur
Selain membuat gigi bersih, dengan membiasakan anak menyikat gigi, maka Anda
mengajarkan mereka untuk untuk tetap sehat. Menyikat gigi dapat membuat anak
terhindar dari berbagai macam penyakit dari yang ringan seperti gigi berlubang
hingga yang berat seperti jantung. Pastikan anak Anda menyikat gigi minimal dua
kali sehari dengan menggunakan pasta gigi dan sikat gigi yang dapat menjangkau
bagian belakang gigi.
Mengenakan
pakaian bersih
Pakaian yang bersih dapat menghindarkan anak dari kuman. Selain itu, pakaian
yang bersih akan menjauhkan anak dari bau badan yang tidak sedap.
Dengan
melakukan kebiasaan bersih tersebut, anak Anda akan selangkah lebih dekat menuju
hidup sehat.